Iklan Layanan Kabupaten Gowa
Berita  

Sempat Penasaran, Anggota DPR RI Puji Penampilan Berkilau Jemaah Haji Sulsel

ASPIRASISULSEL.ID, MAKASSAR – Anggota Komisi VIII DPR RI, Sri Wulan, menilai penampilan jemaah haji asal Sulawesi Selatan (Sulsel) yang identik dengan pakaian dan aksesori bernuansa bling-bling merupakan salah satu ciri khas yang patut dipertahankan.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri penyambutan jemaah haji Kloter 31 Debarkasi Makassar di Asrama Haji Sudiang, Rabu (24/6/2026).

Menurut Sri Wulan, keunikan tersebut menjadi daya tarik tersendiri yang membedakan jemaah asal Sulawesi Selatan dengan jemaah dari embarkasi lainnya di Indonesia. Ia mengaku penasaran dengan fenomena tersebut dan akhirnya dapat menyaksikannya secara langsung.

“Itu yang menjadi penasaran saya. Di sini punya kekhususan bagaimana mengungkapkan rasa bahagia setelah menjalani ibadah haji dan kembali ke Indonesia. Saya menyaksikan sendiri, ternyata memang luar biasa, bling-bling-nya tidak ketinggalan,” ujarnya sambil tersenyum.

Politikus Partai NasDem itu mengatakan setiap embarkasi memiliki karakter dan identitas masing-masing. Karena itu, menurutnya, tradisi maupun ekspresi budaya yang positif dari para jemaah layak dijaga sebagai bagian dari kekayaan keberagaman Indonesia.

“Saya rasa ini perlu dijaga karena mungkin ini menjadi identitas. Masing-masing embarkasi mempunyai ciri khas tersendiri dan saya bangga dengan ciri khas tersebut. Selama ini saya hanya mendengar cerita, tetapi kali ini saya bisa melihat dan menyaksikan langsung,” katanya.

Selain menyoroti keunikan jemaah Sulawesi Selatan, Sri Wulan juga memberikan apresiasi kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar yang dinilainya telah memberikan pelayanan yang baik kepada jemaah.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan dari tahun ke tahun. Menurutnya, kenyamanan, kebahagiaan, dan kepuasan jemaah harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan ibadah haji.

“Untuk PPIH Embarkasi Makassar sudah sangat luar biasa, tetapi pelayanan kepada jemaah harus selalu ditingkatkan. Bagaimana jemaah merasa nyaman dan bahagia sejak berangkat hingga kembali ke tanah air. Kita ingin selalu ada peningkatan pelayanan setiap tahunnya,” tuturnya.

Sri Wulan berharap sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji dapat terus diperkuat sehingga pelayanan kepada jemaah semakin baik pada musim haji mendatang.

Jemaah haji di kloter ini berasal dari sejumlah daerah, yakni Kabupaten Bone sebanyak 245 orang, Papua 61 orang, Kabupaten Maros 38 orang, Kabupaten Jeneponto 31 orang, serta Sulawesi Tenggara, Pangkep, Pinrang, Kota Makassar, Wajo, dan Sidrap. (Lutfi ).