ASPIRASISULSEL.ID, JENEPONTO – Pemilik Produk air mineral merk KG Aqila di Kabupaten Jeneponto angkat bicara soal kadar Mercury yang terdapat dalam kemasan air mineral.
Kahar Gau selaku pemilik KG Aqila menyampaikan bahwa kadar Mercury 0,0008 dalam kemasan air masih sangat aman di konsumsi.
Sehingga tidak ada efek samping yang dirasakan oleh orang yang mengkonsumsi air mineral jenis KG Aqila
“Tidak bahaya itu, masih aman untuk anak-anak. 0,0008 mg/L masih dibawa batas aman untuk air minum kemasan,” ujarnya, Senin (24/8/2026).
Ia juga menyampaikan bahwa selama memasarkan produk air mineral KG Aqila belum ada yang terdengar adanya orang yang terdampak penyakit dikarenakan mengkonsumsi air mineral KG Aqila.
“Dengan kadar 0,0008 mg/l air kemasan itu memenuhi dan aman menurut standar EPA dan WHO,” jelasnya.
Jadi sebelum dilakukan pemasaran, pihak KG Aqila terlebih dahulu melakukan analisa dan uji lab air tersebut aman dikonsumsi dari berbagai kalangan masyarakat.
“Masih jauh ini jarak amannya kalau kita lihat di pemberitahuan WHO dan EPA,” katanya.
Jadi, selama ini air mineral KG Aqila sudah terjamin keamanan dikarenakan semua langkah dan aturan sudah diikuti.
Ia juga mengaku melakukan uji lab secara berkala untuk memastikan keamanan air minum kemasan merk KG Aqila.
Lebih jauh, Kahar Gau menjelaskan bahwa parameter Mercury itu bukan parameter wajib di periksa dalam air kemasan saat ini.
“Begitu permenkes yang terbaru,” ungkapnya.
Ia juga menginformasikan bahwa pemeriksaan sampel air pada saat itu tidak jelas, karena orang yang melakukan uji lab adalah orang tidak dikenal.
Meski demikian, hasil dari uji lab sampel yang dibawa orang tidak dikenal ke sucofindo masih sangat aman dengan kadar Mercury 0,08.
“Parameter yang disangkakan yang diperiksa orang tidak dikenal di Sucofindo itu adalah 0,08 yang standar itu tidak bisa melebihi dari 0,01 bahwa itu sangat jauh lebih aman dikonsumsi jika itu ada, dan hal ini tidak pernah ditemukan bahwa itu hal yang berbahaya karena ada batasan standar,” jelas Kahar Gau.
Ia juga mengaku, telah mengunjungi sucofindo dan pihak sucofindo tidak pernah menyampaikan bahwa itu hal berbahaya.
“Kami juga baru-baru ini sudah konfirmasi di Sucofindo, Sucofindo tidak pernah menyampaikan bahwa itu tidak aman, akan tetapi pemeriksaan air yang dibawa oleh orang tidak dikenal dan tidak tahu sumber air darimana, itu adalah standar melalui labnya dan labnya itu dibawa minimal, berarti sangat aman,” bebernya.
Sementara itu kami pemilik perusahaan telah melakukan perbanding dan telah melakukan pemeriksaan melalui lab Dinas Kesehatan Provinsi.
“Hasilnya itu semua aman-aman pak oleh semua pariabel yang wajib oleh setiap air minum,” tutupnya (Kib).














