Iklan Layanan Kabupaten Gowa

Mendorong Generasi Berdampak, Fakultas Farmasi UIT Gelar PKKMB dan Siapkan Pembukaan Prodi Apoteker

ASPIRASISULSEL.ID, MAKASSAR – Fakultas Farmasi Universitas Indonesia Timur (FF UIT) menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) secara meriah di lantai 3 Kampus 5 UIT, Jalan Abdul Kadir Makassar, Senin (21/9/2026).

Kegiatan ini menjadi pijakan awal bagi mahasiswa baru dalam memasuki jenjang perguruan tinggi berbasis pengabdian dan kewirausahaan.

Dengan mengusung tema “Menumbuhkan Generasi Baru yang Berloyalitas, Berprestasi, Serta Berdampak Untuk Kampus Maupun Masyarakat”, gelaran orientasi tahunan ini tidak hanya bertujuan memperkenal civitas akademika, tetapi juga menyuntikkan semangat intelektual dan jiwa kewirausahaan (entrepreneurship) sejak dini.

Rektor Universitas Indonesia Timur, Prof. Dr. Syamsir Dewang, M.Eng.Sc., F.Med., dalam sambutannya menegaskan visi institusi ke depan untuk menjadi Entrepreneurship University. Ia mengimbau para mahasiswa baru agar tidak membatasi cita-cita sebatas menjadi pekerja atau pegawai apotek, melainkan mampu membaca potensi alam Indonesia yang melimpah.

“Kalau Anda masuk Farmasi dan hanya berpikir untuk menjadi pegawai apoteker, itu sangat kurang. Anda berasal dari berbagai daerah, dan minimal di daerah masing-masing harus punya apotek. Kita harapkan ke depan Anda menjadi seorang entrepreneur, bahkan mampu membangun pabrik obat sendiri karena potensi alam kita sangat luar biasa,” tegas Prof. Syamsir.

Lebih lanjut, Rektor menyampaikan komitmen pihak rektorat dan yayasan untuk menggenjot peningkatan akreditasi institusi demi merealisasikan pembukaan Program Studi (Prodi) Profesi Apoteker di UIT. Langkah ini diambil agar para lulusan Sarjana Farmasi UIT dapat langsung melanjutkan pendidikan profesi di kampus yang sama tanpa hambatan.

Dekan Fakultas Farmasi UIT, Dr. Apt. Ajeng Kurniati R, S.Si., M.Kes., menyambut baik arahan dan visi Rektor. Ia mengapresiasi kerja keras panitia serta antusiasme peserta PKKMB. Pihaknya optimistis keberadaan Rektor dan jajaran pimpinan yang energik akan membawa iklim riset dan akademik Farmasi UIT kian menggeliat, terbukti dengan raihan berbagai dana Hibah BIMA dari Kementerian.

Dukungan moral dan motivasi juga datang dari perwakilan kelembagaan mahasiswa. Presiden Mahasiswa UIT, Muh. Taufiq, mengingatkan pentingnya peran dan fungsi mahasiswa sebagai agen perubahan yang kritis dan sistematis.

“Hari ini Anda tidak hanya resmi masuk ke dunia perguruan tinggi, tetapi secara tidak langsung telah menandatangani kontrak sosial untuk berguna bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Mahasiswa tidak boleh apatis terhadap ilmu pengetahuan dan organisasi,” ujar Taufiq.

Senada dengan hal tersebut, Ketua BEM Fakultas Farmasi, Marselinus Andriano Ital, beserta Ketua Panitia PKKMB menegaskan bahwa organisasi kemahasiswaan seperti BEM dan DPM siap menjadi wadah pembinaan karakter, mengasah minat dan bakat, serta mempererat tali persaudaraan sesama mahasiswa.

Kegiatan PKKMB yang dipadati doorprize dan penyerahan materi orientasi ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, di antaranya Wakil Rektor I Yurniati, S.ST., SKM, M.Kes., Wakil Rektor IV Dr. Ir. Affandy Agusman Aris, ST, MT, MH, MM; Dekan FKM Marhtyni, SKM, M.Kes.; Ketua Prodi Farmasi Apt. Suherman B, S.Farm., M.Kes.; Ketua LPPM UIT Dewi Isnaeni, S.Si., M.Kes.; Ketua Prodi Kesmas Rahma Sri Susanti, SKM, M.Kes.; serta jajaran fungsionaris BEM, DPM, dan civitas akademika Fakultas Farmasi UIT.

(Humas UIT/ Beddu Lahi, Affandy Agusman Aris).