Iklan Layanan Kabupaten Gowa
Berita  

Tetkendala BBM dan Akses ke TPA, 100 Ton sampah menumpuk di Halaman DLH Gowa

ASPIRASISULSEL.ID, GOWA – Sampah menumpuk dibeberapa ruas jalan Kota Sungguminasa dan Pallangga, Kabupaten Gowa sejak kemarin menjadi pemandangan tidak sejuk dan tidak nyaman.

Penumpukan sampah di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Gowa tersebut diakibatkan karena kendaran operasional armada pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gowa tidak beroperasi sejak Selasa sore, 16 September 2026.

Sampah warga yang biasanya diangkut rutin dua kali sehari pada waktu pagi dan sore kini tertahan di sejumlah lokasi disebabkan
Operasional mobil pengangkut sampah terkendala bahan bakar minyak (BBM) serta persoalan akses ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Kepala Bidang (Kabid) pengelolaan sampah dan pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gowa, Andi Abd Kadir Mappaturung, mengatakan kondisi tersebut membuat armada tidak dapat beroperasi seperti biasa.

“Sejak Selasa Sore Armada tertahan di halaman kantor DLH, kita tidak beroperasi karena tidak adanya pemberian BBM ke 20 Aramada kita, selain ini hambatannya adalah akses ke tempat pembuangan akhir (TPA) di Caddika, Desa Pabentengan,  Kecamatan Bajeng aksesnya tertutup,” ujar Kabid DLH.

Penutupan TPA tersebut membuat proses pembuangan sampah ikut terkendala. Bahkan, armada yang masih dapat beroperasi menghadapi persoalan ketika harus membuang sampah yang telah diangkut.

Tak hanya itu, sejumlah mobil pengangkut sampah yang telah memuat sampah kini tertahan di kantor DLH Gowa Jalan Mangka Dg Bombong No. 29. Kondisi tersebut terjadi karena armada terkendala BBM, ditambah akses ke TPA Caddika yang masih tertutup.

Abd Kadir mengakui pihaknya telah menerima banyak laporan dari masyarakat terkait tumpukan sampah tersebut.

“Laporan warga sudah ada beberapa. Tapi kami juga tidak bisa berbuat apa-apa,” ungkapnya.

Akibat tidak beroperasinya armada  tersebut membuat terjadinya penumpukan sampah sebanyak 100 ton lebih di halaman kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa.

“Saat ini ada 27 armada kita yang tidak beroparasi, masih ada sebanyak 100 ton lebih sampah menumpuk di armada mobil karena belum kita angkut ke TPA. Kendalanya tidak ada BBM dan akses ke TPA tertutup,”ungkapnya.

Adapun ruas Jalan yg terlihat penumpukan sampah yakni di Sultan Hasanuddin, Jalan Masjid Raya, Jalan Baso Dg Bunga, Jalan Andi Malombassang, Jalan Andi Tondro, Jalan Manggarupi, Jalan Malino, Tun Abdul Razak, Macanda hingga Pallangga. (Iyan).