Iklan Layanan Kabupaten Gowa
Berita  

Habiskan anggaran Rp. 1 M lebih, Pengerjaan Rangka Atap SMKN 3 Jeneponto Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi

ASPIRASISULSEL.ID, JENEPONTO – Pekerjaan proyek rehabilitasi ruang kelas di SMK Negeri 3 Jeneponto yang terletak di Kecamatan Binamu mulai disorot.

Di mana, saat proses pengerjaan rangka atap ada beberapa bagian yang tidak saling terhubung sehingga mengurangi kekuatan.

Rangka baja ringan yang terpasang pada ruang kelas A 2, ruang kelas B 2 dan ruang kelas C 3. Itu terdapat sambungan rangka yang tidak ketemu sehingga diragukan ketahanannya.

“Itu ada ruang ABC, ruang A 2, B2 dan C3. Rangka atap di ruangan tersebut ada sambungan rangka yang tidak ketemu, sehingga itu tidak akan kuat menahan beban berat yang ada diatasnya,” ujar salah seorang warga yang tak ingin disebutkan namanya, Jumat (25/10/2026).

Adanya proses pengerjaan rangka di SMK Negeri 3 Jeneponto yang diduga dianggap tidak sesuai dengan spesifikasi, sehingga terkesan dikerja asal jadi.

Sumber juga mengungkapkan bahwa rehabilitasi ruang kelas di SMK Negeri 3 Jeneponto menggunakan anggaran APBN tahun anggaran 2026 dengan jumlah anggaran yang digunakan sebesar Rp 1 Miliar lebih.

“Besarnya anggaran itu, Rp. 1.064.640.000 miliar. Baru pekerjaan diduga tidak sesuai dengan spesifikasi,” katanya.

Meski proses pengerjaan rehabilitasi ruang kelas sudah selesai namun ada beberapa pengerjaan yang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi.

Sementara itu, Kepala sekolah SMK negeri 3 Jeneponto, Salma yang coba dihubungi untuk dikonfirmasi via telepon dan WhatsApp tidak memberikan respon sama sekali. Hingga berita ini disiarkan belum ada tanggapan dari Kepala sekolah SMK negeri 3. (Kib).