Iklan Layanan Kabupaten Gowa
Berita  

Mahasiswa Psikologi UIT Beri Dukungan kepada Ustadz Ardi yang Terdampak Penggusuran

ASPIRASISULSEL.ID, MAKASSAR – Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar angkatan 2025 melakukan kunjungan silaturahmi kepada Ustadz Ardi di TPA Alimul Ilmi, Maccini Sombala, Makassar, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan moral kepada guru mengaji yang baru-baru ini mengalami penggusuran tempat tinggalnya.

Kunjungan ini merupakan bagian dari implementasi materi Mata Kuliah Psikologi Sosial yang selama ini dipelajari mahasiswa di dalam kelas. Selain bersilaturahmi, mahasiswa juga menyerahkan bantuan berupa tali kasih kepada Ustadz Ardi sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi yang dialaminya.

Ketua Tingkat Fakultas Psikologi UIT Angkatan 2025, Lutfia, mengatakan bahwa kunjungan tersebut berawal dari informasi yang diperoleh melalui media sosial mengenai musibah yang menimpa Ustadz Ardi.

“Kami mengetahui kabar tentang Ustadz Ardi dari media sosial. Kegiatan ini juga sejalan dengan materi Psikologi Sosial yang kami pelajari terkait perilaku sosial dan kepedulian terhadap sesama. Terlepas dari itu, kami merasa perlu hadir untuk memberikan dukungan kepada beliau,” ujarnya.

Menurut Lutfia, kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa karena memberikan kesempatan untuk belajar langsung di tengah masyarakat sekaligus memahami persoalan sosial yang terjadi di lingkungan sekitar.

Sementara itu, Ustadz Ardi mengaku terharu atas perhatian yang diberikan mahasiswa Fakultas Psikologi UIT. Ia mengaku tidak menyangka akan mendapat kunjungan saat sedang mengajar anak-anak mengaji.

“Saya tidak menyangka ketika sedang mengajar mengaji, datang adik-adik mahasiswa Psikologi UIT. Kehadiran mereka memberikan semangat dan dukungan bagi saya,” katanya.

Tokoh masyarakat Maccini Sombala, Supriadi, turut mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan mahasiswa. Menurutnya, Ustadz Ardi merupakan sosok yang telah mengabdikan diri mengajar mengaji selama sekitar dua dekade di wilayah tersebut.

“Ustadz Ardi adalah yatim piatu dan selama ini tinggal di lahan milik keluarganya. Namun karena suatu kondisi, beliau harus meninggalkan tempat yang telah lama ditempatinya. Selama kurang lebih 20 tahun beliau mengajar anak-anak mengaji di sini dan saat ini untuk sementara tinggal di rumah salah satu warga,” jelas Supriadi.

Dosen pengampu Mata Kuliah Psikologi Sosial UIT, Munaing S.Psi., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut bertujuan melatih kepekaan sosial mahasiswa agar mampu memahami dan merasakan kondisi yang dialami masyarakat.

“Sejak awal kami ingin membimbing mahasiswa untuk memiliki kepedulian sosial, ikut merasakan apa yang dirasakan masyarakat, termasuk yang dialami Ustadz Ardi sebagai tokoh agama di Maccini Sombala. Tugas kami adalah mengarahkan mereka untuk terus melakukan hal-hal positif,” ujarnya.

Kegiatan silaturahmi ditutup dengan doa yang dipanjatkan Ustadz Ardi untuk mahasiswa Fakultas Psikologi UIT dan civitas akademika kampus yang telah menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat. Doa tersebut turut diaminkan oleh anak-anak yang sedang mengikuti kegiatan mengaji di TPA Alimul Ilmi. (Humas UIT : Beddu Lahi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *