Iklan Layanan Kabupaten Gowa
Berita  

APH Diminta Periksa Anggaran Pengadaan Lapangan Futsal yang Mangkrak di Desa Jenetallasa Rumbia

ASPIRASISULSEL.ID, JENEPONTO – Pembangunan lapangan futsal yang mangkak di Desa Jenetallasa Kecamatan Rumbia Kabupaten Jeneponto Sulawesi mulai disorot oleh sejumlah lembaga.

Dimana pembangunan lapangan futsal tersebut dianggap membuang-buang anggaran puluhan juta.

Meski lapangan futsal tersebut sempat dianggarkan senilai Rp 400 juta rupiah tetapi karena mangkaknya sehingga hanya menghabiskan anggaran sebanyak Rp80 juta.

Adanya anggaran yang dianggap terbuang begitu saja, lembaga Pergerakan Aktivitas Mahasiswa (PAM Sulsel) meminta agar pihak Aparat penegak hukum (APH) melakukan pemeriksaan Dana Desa (DD) di Desa Jenetallasa Rumbia.

Yudistira selaku ketua PAM Sulsel mengatakan bahwa pihak penegak hukum agar memeriksa aliran dana desa Jenetallasa sejak tahun 2023, dimana tahun tersebut adalah tahun pembangunan lapangan futsal.

“Dengan adanya info seperti ini, pihak kepolisian atau kejaksaan agar segera menindaklanjuti karena diduga ada penyelewengan anggaran pembangunan lapangan futsal di Desa Jenetallasa,” ujarnya saat ditemui awak media, Kamis (18/6/2026).

Pengadaan lapangan futsal di Desa Jenetallasa awalnya dianggarkan dengan nilai Rp 400 juta dengan cara bertahap.

Namun ditengah perjalanan pembangunan lapangan futsal terhenti dan dianggap tidak selesai karena keterbatasan anggaran, bangunan lapangan futsal yang tak selesai itu hanya menghabiskan anggaran senilai Rp 80 juta.

“Katanya kan dianggarkan secara bertahap, dan lapangan ini sudah berhenti dikerja (mangkrak) penganggaran selanjutnya itu ke mana. APH harus memeriksa anggaran dana desa Jenetallasa mulai dari tahun 2023 hingga saat ini,” jelas Yudistira.

Pihak kepolisian dan pihak kejaksaan didesak untuk melakukan pemeriksaan terkait pembangunan lapangan futsal yang mangkrak di Desa Jenetallasa. (KIB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *