ASPIRASISULSEL.ID, GOWA – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Mulyadi, memimpin Apel Pagi Bersama yang diikuti oleh seluruh pegawai Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa dan Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa, Kamis (25/6). Kegiatan yang berlangsung di halaman Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa tersebut menjadi momentum penguatan disiplin, integritas, dan profesionalisme bagi seluruh jajaran pemasyarakatan.
Apel pagi turut dihadiri oleh Pejabat Administrator Kanwil Ditjenpas Sulsel, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa, para pejabat struktural, serta seluruh pegawai dari kedua satuan kerja.

Dalam amanatnya, Mulyadi menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Ia mengingatkan seluruh pegawai agar senantiasa bekerja secara profesional, jujur, dan bertanggung jawab serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun mencoreng nama baik institusi.
“Integritas bukan hanya slogan, tetapi harus menjadi budaya kerja yang melekat dalam setiap pelaksanaan tugas. Kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan dibangun melalui sikap profesional, disiplin, dan tanggung jawab seluruh pegawai,” tegas Mulyadi.
Selain menekankan integritas, Mulyadi juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan, kerapian, dan kenyamanan lingkungan kerja sebagai bagian dari budaya organisasi yang positif. Menurutnya, lingkungan kerja yang tertata dengan baik akan mendukung produktivitas dan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Mulyadi turut mengajak seluruh pegawai untuk menerapkan pola hidup sederhana dan menjauhi gaya hidup yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Aparatur Sipil Negara. Ia juga mengingatkan pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial serta mengelola keuangan secara bertanggung jawab.
“Sebagai aparatur negara, kita harus mampu menjadi teladan, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat. Kesederhanaan, etika, dan sikap bijak dalam bermedia sosial merupakan bagian dari profesionalisme yang harus terus dijaga,” ujarnya.
Usai pelaksanaan apel, Kepala Kantor Wilayah melakukan pengecekan langsung terhadap kerapian penampilan dan kelengkapan atribut dinas pegawai. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan kepatuhan terhadap ketentuan penggunaan seragam dan atribut kedinasan sebagai bagian dari disiplin kerja serta kesiapan pegawai dalam menjalankan tugas pelayanan.
Mulyadi juga mengajak seluruh jajaran untuk terus memperkuat soliditas dan kekompakan antarpegawai guna mendukung keberhasilan program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
“Keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kekompakan dan kerja sama seluruh jajaran. Mari kita terus menjaga semangat kebersamaan untuk mewujudkan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas,” pungkasnya.
Kegiatan apel pagi berlangsung dengan tertib dan lancar serta menjadi sarana pembinaan yang efektif dalam memperkuat komitmen seluruh pegawai terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan di wilayah Sulawesi Selatan. (*).














