ASPIRASISULSEL.ID, MAKASSAR – Suasana penuh makna mewarnai rangkaian kegiatan Mini TalkShow “LEVEL UP OTAKU MODE ON ! Upgrade Hobi Jadi Skill, Skill Jadi Peluang”, melalui penampilan Puisi Multibahasa yang dibawakan dalam enam bahasa, yaitu Bahasa Jepang (Rania), Bahasa Mandarin (Alam), Bahasa Inggris (Hexa), Bahasa Arab (Fikri), Bahasa Indonesia (Ika), dan Bahasa Belanda Heti). Yang di gelar di Atrium Mall Panakkukang Lantai 2 Gramedia, Sabtu (18/7/2026).
Mengusung tema tentang persatuan dan keberagaman, pertunjukan ini menjadi simbol bahwa perbedaan bahasa, budaya, maupun latar belakang bukanlah penghalang untuk saling memahami dan menghargai satu sama lain.
Setiap bahasa menghadirkan warna tersendiri dalam penyampaian puisi, sementara keseluruhan pertunjukan menyampaikan pesan universal mengenai perdamaian, toleransi, persahabatan, dan harapan bagi masa depan dunia yang lebih harmonis.
Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari para peserta karena berhasil menghadirkan pengalaman yang tidak hanya menghibur, tetapi juga edukatif. Melalui perpaduan enam bahasa, audiens diajak melihat bahwa bahasa merupakan jembatan komunikasi yang mampu menyatukan manusia dari berbagai bangsa.
“Penampilan puisi multibahasa menjadi salah satu momen spesial yang menggambarkan semangat kami sebagai komunitas polyglot. Kami ingin menunjukkan bahwa belajar bahasa bukan hanya tentang komunikasi, tetapi juga tentang menghargai keberagaman budaya dan membuka peluang baru bagi setiap orang,” ujar Ghassan Zakiri, Founder Mabbicara Community.
Performance Puisi Multibahasa ini juga menjadi wujud nyata semangat kolaborasi lintas budaya yang sejalan dengan tujuan penyelenggaraan kegiatan, yaitu mempererat hubungan antarkomunitas sekaligus meningkatkan apresiasi terhadap keberagaman bahasa dan budaya dunia.
Dengan berakhirnya penampilan tersebut, diharapkan semangat untuk terus belajar bahasa asing dan membangun persahabatan lintas budaya dapat terus tumbuh di kalangan generasi muda.
(Rania, Jurnalis Ilmu Komunikasi Mahasiswa Universitas Indonesia Timur).














