ASPIRASISULSEL.ID, MAKASSAR – Universitas Indonesia Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan pada 2026 dengan mempertahankan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik dalam perolehan hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat pada Klaster Pratama lingkup LLDIKTI Wilayah IX, Senin (11/5/2026).
Capaian tersebut diraih melalui program hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Tahun Anggaran 2026.
Prestasi ini menjadi istimewa karena merupakan tahun kedua berturut-turut UIT masuk dalam jajaran lima besar penerima hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di wilayah LLDIKTI IX.
Berdasarkan hasil pendanaan hibah tahun 2026, UIT berhasil meraih peringkat pertama jumlah hibah penelitian terbanyak pada Klaster Pratama lingkup LLDIKTI Wilayah IX serta peringkat keempat jumlah hibah pengabdian kepada masyarakat terbanyak pada klaster yang sama.
Keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen kuat UIT dalam membangun budaya riset dan pengabdian kepada masyarakat yang berkualitas, inovatif, dan berdaya saing.
Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Andi Lukman, memberikan apresiasi atas capaian yang diraih UIT.
“Mari kita terus mendorong kolaborasi antara dosen, mahasiswa, perguruan tinggi, dan mitra nasional agar ekosistem penelitian dan pengabdian masyarakat semakin berkembang dan kompetitif,” ujarnya.
Rektor UIT, Abdul Rahman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen penerima hibah serta jajaran yang telah bekerja keras mendukung peningkatan mutu penelitian di lingkungan kampus.
“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika Universitas Indonesia Timur. Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta memperkuat kolaborasi yang berdampak bagi masyarakat luas,” katanya.
Sementara itu, Ketua LPPM UIT, Nismawati, mengaku bersyukur atas capaian tersebut dan berharap keberhasilan ini dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh dosen untuk terus meningkatkan kualitas proposal penelitian dan pengabdian.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti konsistensi dosen UIT dalam membangun produktivitas riset dan pengabdian yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ke depan, prestasi ini diharapkan semakin memotivasi dosen-dosen UIT untuk menghasilkan penelitian yang inovatif, memperluas jejaring kolaborasi, serta menghadirkan program pengabdian kepada masyarakat yang mendukung pembangunan dan kemajuan bangsa. (Humas UIT : Beddu Lahi).














