ASPIRASISULSEL.ID, GOWA – Kebijakan baru terkait izin ketidakhadiran siswa di SMPN 4 Sungguminasa menuai keluhan dar orang tua murid. Mereka menilai aturan yang mewajibkan orang tua siswa membawa surat izin resmi saat berhalangan hadir dinilai cukup merepotkan, terutama bagi orang tua yang memiliki keterbatasan waktu dan pekerjaan.
Orang tua mengaku mendukung upaya sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan siswa, namun berharap pihak sekolah dapat memberikan fleksibilitas, khususnya bagi siswa yang mendadak sakit atau mengalami kondisi darurat sehingga tidak sempat membuat surat izin secara langsung.
“Kami paham sekolah ingin menanamkan disiplin, tapi kadang anak sakit mendadak pagi hari, jadi sulit kalau harus langsung buat surat tertulis, apa lagi harus mengantarkan ke sekolah. Terlebih lagi kalau kendaraan kita tidak ada atau rusak,” ujar salah satu orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya, Selasa (12/5/2026).
Kepala SMPN 4 Sungguminasa, Andi Tawakkal yang dikonfirmasi membenarkan kebijakan aturan tersebut, ia menjelaskan bahwa aturan tersebut diterapkan demi menciptakan budaya disiplin dan tanggung jawab di lingkungan sekolah.
Ia menegaskan bahwa pihak sekolah tidak bermaksud mempersulit orang tua, melainkan ingin memastikan setiap ketidakhadiran siswa dapat diketahui dengan baik.
Terkait ada nya keluhan orang tua murid, Andi Tawakkal menegaskan bahwa orang tua siswa tetap boleh memberikan izin walaupun tidak membawa langsung surat keterangan ke sekolah.
“Tetap bisa diberikan izin yg penting disampaikan langsung oleh orgtuanya dan diterima alasannya oleh Wali kelasnya,” tegasnya.
Meski demikian, orang tua siswa berharap sekolah dapat mempertimbangkan alternatif lain seperti pemberitahuan melalui pesan singkat atau komunikasi langsung melalui wali kelas, agar proses izin lebih mudah tanpa mengurangi tujuan kedisiplinan yang ingin dibangun.
Keluhan ini menjadi perhatian karena menyangkut hubungan antara sekolah dan orang tua dalam mendukung proses pendidikan yang efektif, disiplin, namun tetap memperhatikan kondisi masyarakat. (yan)














