Berita  

Implementasi Ikrar Pemasyarakatan, WBP Lapas Narkotika Sungguminasa Diberi Penyuluhan Bahaya Narkoba

ASPIRASISULSEL.ID, GOWA – Kegiatan penyuluhan narkoba kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) digelar di Aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Sungguminasa sebagai salah satu rangkaian pelaksanaan Ikrar Pemasyarakatan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman dan penguatan kepada WBP terkait bahaya penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan fisik maupun mental, sekaligus menanamkan komitmen bersama dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkotika di dalam lingkungan pemasyarakatan. Sabtu (9/5/2026).

Penyuluhan dibawakan oleh Andi Mappaewa selaku perawat senior Lapas Narkotika Sungguminasa yang juga merupakan konselor rehabilitasi. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai dampak negatif narkoba terhadap tubuh dan kondisi psikologis seseorang, mulai dari kerusakan organ tubuh, gangguan kesehatan mental, hingga pengaruh buruk terhadap kehidupan sosial dan masa depan. WBP juga diberikan motivasi untuk menjauhi narkoba serta membangun pola hidup yang sehat dan produktif selama menjalani masa pembinaan.

Kepala Lapas Narkotika Sungguminasa, Gunawan, hadir langsung mengikuti jalannya kegiatan didampingi beberapa pejabat struktural. Kehadiran pimpinan dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya pembinaan dan rehabilitasi bagi WBP, sejalan dengan semangat Ikrar Pemasyarakatan yang telah digaungkan bersama.

Dalam tanggapannya, Kalapas Gunawan menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan ini merupakan bentuk implementasi dari Ikrar Pemasyarakatan sesuai arahan pimpinan, khususnya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba, handphone ilegal, dan berbagai bentuk pelanggaran lainnya. Menurutnya, pembinaan tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga pada upaya penyadaran dan perubahan pola pikir warga binaan agar dapat kembali menjadi pribadi yang lebih baik di tengah masyarakat nantinya.

“Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran warga binaan tentang bahaya narkoba serta memperkuat komitmen bersama untuk menciptakan Lapas yang bersih dan sehat. Kami ingin seluruh warga binaan memahami bahwa rehabilitasi dan pembinaan adalah kesempatan untuk memperbaiki diri,” ujar Gunawan.

Ke depannya, Lapas Narkotika Sungguminasa berharap kegiatan penyuluhan dan pembinaan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan kesadaran WBP terhadap bahaya narkoba, memperkuat program rehabilitasi, serta mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari peredaran narAkoba. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *